“SARANJANA: KOTA GHAIB”


Saranjana adalah kota ghaib yang sering viral di media sosial. Kota ini menurut warga Kalimantan 
khususnya Kalimantan Selatan berada didaerah Kotabaru. Kota ghaib ini digambarkan memiliki peradaban 
yang maju dan modern.
Rumah produksi DHF Entertainment mengangkat urban legend ini kelayar lebar dengan Judul “Saranjana:
Kota Ghaib”. Setelah melakukan survey dan penulisan yang panjang, akhirnya film Saranjana: Kota Ghaib
di produksi pada bulan Agustus 2022, dan melakukan proses pasca produksi yang sangat Panjang selama 
1 tahun. Film Saranjana akan jadi film horror kedua dari DHF Entertainment setelah sukses dengan Film 
Iblis Dalam Kandungan yang meraup kurang lebih 500 ribu penonton film di Bioskop Indonesia. 
Film Saranjana: Kota Ghaib menjadi debut Johansyah Jumberan sebagai sutradara, dimana sebelumnya 
lebih banyak berada dibelakang layar sebagai Produser dan Penulis Skenario. Beberapa judul skenario 
yang pernah di tulis adalah Catatan Akhir Kuliah, The Chocolate Chance, dan memproduseri lebih dari 5 
film layar lebar. Johansyah Jumberan juga pernah mendapatkan nominasi FFI 2015 sebagai Penulis 
Skenario Adaptasi untuk film Catatan Akhir Kuliah.
Film Saranjana: Kota Ghaib di bintangi oleh Adinda Azani, Lutfi Aulia, Irzan Faiq, Betari Ayu, Ajeng 
Fauziah, Adhiyat, Ananda George, Gusti Gina, Mouris Sam, Alvaro Axela, Achmad Pule, dan Casell Vellis. 
Di film ini juga banyak terlibat aktor lokal Kalimantan Selatan yang juga mengambil peran penting seperti 
Putri Intan Kasela, Fauzi Rahman, Acil Imas, M Sajad dan Dhiki Sinanang.
Pengambilan gambar film Saranjana: Kota Ghaib 95 persen berlokasi di Kalimantan, melibatkan 4 
kabupaten, seperti Kotabaru, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah dan kabupaten Banjar. Film ini
mencoba untuk menyajikan Kalimantan secara utuh, karena setiap Kabupaten yang menjadi lokasi 
pengambilan gambar memiliki keunikannya masing-masing. Kotabaru dengan pantainya yang menawan, 
Hulu Sungai Selatan dengan sungainya yang eksotis dan Hulu Sungai Tengah dengan penggunungannya 
yang asri.
Film ini bergenre Horor pertualangan, dimana para penonton akan dibawa berpetualang di bumi 
Kalimantan seperti laut, sungai dan gunung Kalimantan yang semua lokasi sesuai ceritanya masing-masing
dan memiliki budaya lokal yang luar biasa. Film ini sebenarnya di rencanakan tayang sekitar awal tahun 
2023 tapi terjadi keterlambatan di proses pasca produksi, karena ada beberapa bagian part yang harus 
menggunakan CGI. Karena Saranjana di gambarkan kota yang modern dan maju, sehingga memberikan 
tantangan tersendiri dalam mewujudkan gambaran kota Saranjana yang melegenda itu.
Belum lengkap kalau sebuah film tidak memiliki Original soundtrack (OST), OST Film Saranjana: Kota 
Ghaib diberi judul “SARANJANA” di ciptakan oleh JEF Banjar, sebuah band lokal asal Kalimantan Selatan. 
Selain OST Saranjana, ada 3 lagu lainnya dari Jef Banjar yang menjadi scoring di film ini, yaitu Japin, Dalas 
dan King & Queen. 
Film Saranjana akan membuka gerbangnya pada tanggal 26 Oktober 2023 di Seluruh bioskop Indonesia.
Film saranjana juga akan tayang secara serentak di Malaysia, Singapore, Brunei Darusalam, Vietnam, 
Kamboja dan Myanmar pada bulan November 2023.


Sinopsis 

Sebuah Band bernama Signifikan asal Jakarta mengadakan tour konser di Kotabaru, 
Kalimantan Selatan. Shita (Adinda Azani), sang vokalis, menghilang secara misterius.
Setelah mencari informasi, anggota band lainnya meyakini Sitha berada di Saranjana, 
sebuah kota yang dipercaya warga lokal sebagai kota ghaib yang modern dan maju. 
Dalam waktu 7 hari Mereka pun harus melakukan petualangan yang penuh dengan 
kejadian horor dan mistis untuk masuk ke kota Saranjana dan membawa sang vokalis 
Kembali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu Resmi Dirilis, Sebuah Karya Gila Tapi Penuh Hati

Film romance pertama Bulan Sutena ini akan tayang mulai 20 Februari 2025 di bioskop Indonesia.

Press Screening, Conference, dan Gala Premiere untuk film Mendadak Dangdut pada Senin, 22 April 2025 di XXI Epicentrum, Jakarta.