BASE Entertainment dan KAWI Animation hadirkan animasi dari IP ikonis yang dekat dengan penonton Indonesia "GARUDA DI DADAKU"
Film animasi Garuda di Dadaku disutradarai oleh Ronny Gani, animator dan visual effects artist dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri animasi Hollywood. Ronny telah terlibat dalam berbagai waralaba film internasional seperti Marvel Cinematic Universe, Transformers, Aquaman, Ready Player One, dan Pacific Rim.
Diproduseri oleh Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, dan Tanya Yuson, penulis naskah, Sofia Lo bersama Makbul Mubarak, Garuda di Dadaku diposisikan sebagai animasi keluarga yang menjadikan karakter sebagai pintu masuk utama cerita. Sebagai salah satu intellectual property (IP) ikonis di Indonesia dari kreator Salman Aristo dan Shanty Harmayn, Garuda di Dadaku telah melekat kuat dengan tema sportivitas anak pra-remaja, semangat sepak bola, serta drama keluarga yang menjadi kebanggaan nasional. Animasi ini menghadirkan interpretasi baru yang lebih dekat dengan generasi masa kini.
Garuda di Dadaku mengisahkan Putra (13), seorang bocah biasa dengan mimpi luar biasa: menjadi pesepak bola tim nasional Indonesia. Namun setelah gagal dalam sebuah seleksi dan diremehkan oleh orang-orang di sekitarnya, keyakinan Putra mulai runtuh.
Semua berubah ketika ia bertemu Gaga, sosok Garuda kecil magis yang diutus dalam sebuah misi khusus untuk membantu Putra menemukan kembali keberanian dan mewujudkan mimpinya. Meski sering berselisih, keduanya dipersatukan oleh tujuan yang sama, yaitu membuktikan kemampuan diri dan menaklukkan keraguan. Lebih dari sekadar kisah sepak bola, Garuda di Dadaku adalah perjalanan emosional tentang keberanian, persahabatan, dan tekad seorang anak bersama sahabat magisnya untuk meraih mimpi.
Garuda di Dadaku merupakan produksi BASE Entertainment dan KAWI Animation, dengan ko-produksi bersama Robot Playground Media, serta kolaborasi dengan Springboard, BolaLob, AHHA Production, BRD Studio, Dasun Pictures, PK Films, Barunson E&A, IFI Sinema, dan Arendi. Film ini didukung oleh Singapore Film Commission. Selain itu, Garuda di Dadaku juga bekerja sama dengan brand partners Pilus Garuda, Indomilk Kids, dan Chiki.
Nantikan film animasi Garuda di Dadaku di bioskop tanah air pada tahun 2026.
Komentar
Posting Komentar